Tual,Liputan TriSatya - Kejahatan Digital yang semakin Marak terjadi akhir akhir ini telah banyak meresahkan masyarakat Indonesia bahkan telah banyak memakan korban, baik itu penipuan maupun TPPO, untuk itu Para Siswa diharapkan lebih Bijak dalam menggunakan Media Sosial. Penjelasan tersebut disampaikan Aipda Husinjaya Korwaka saat memberikan Materi kepada Pelajar SMA Negeri 3 Tual di Desa Tayando Yamtel Kecamatan Tayando Tam Jumat 04 September 2026 dalam Program Polisi Mengajar.

Selain itu Dalam paparannya, Korwaka juga berharap agar para Siswa yang merupakan Tunas Bangsa sedapat mungkin menghindari Narkoba sebab selain berdampak terhadap Kesehatan juga implikasi Hukumnya sangat Berat. Korwaka yang sehari harinya bertugas sebagai Humas Polres Tual ini juga mengingatkan para Siswa untuk mencegah Perundungan/Bullying terhadap sesama Pelajar.

Seperti diketahui, Program Polisi Mengajar adalah inisiatif dan strategi Humanis yang diinisiasi oleh Polda Maluku yang bekerjasama dengan Dinas Dikbud Provinsi Maluku untuk hadir di lingkungan Pendidikan. Program ini dibuat untuk Membangun Kesadaran Hukum kepada para Pelajar dengan tujuan Menanamkan Budaya taat hukum dan literasi hukum sejak usia Sekolah, Membentuk Karakter, Memperkuat Mental, Kedisiplinan, Etika, serta Masalah Sosial seperti Membekali siswa dengan pemahaman tentang pencegahan perundungan (bullying), Bahaya Narkotika, dan yang paling penting adalah Pelajar lebih Bijaksana dalam menggunakan Media Sosial hingga kewaspadaan terhadap Kejahatan Digital.

Sesuai dengan MOU maka Program ini diterapkan secara menyeluruh di 11 Kabupaten/Kota se Provinsi Maluku, dan menjangkau Sekolah dari Kota Besar hingga wilayah terpencil atau 3T seperti Kawasan Tenggara di Maluku Barat Daya. Disamping itu Bijak menggunakan media sosial berarti menggunakan setiap kata, unggahan, dan interaksi di ruang digital dengan penuh tanggung jawab demi menjaga keamanan digital serta kesehatan mental ujar Korwaka yang saat memberikan Materi dan Edukasi juga didampingi Kapolsek Tayando Tam IPTU Sahrir.
Diakhir Materinya Korwaka meminta Para Pelajar untuk selalu mengingat beberapa Kiat demi menghindari Konsekwensi Hukum seperti:
Saring sebelum Shering
Selalu verifikasi kebenaran informasi dari sumber tepercaya sebelum membagikannya
Jaga privasi berupa Hindari mengunggah data pribadi yang sensitif seperti alamat rumah, nomor telepon, atau usia
Para Siswa diminta untuk selalu memikirkan Dampaknya. Ingatlah bahwa setiap unggahan meninggalkan jejak digital yang dapat dibaca dan berdampak di masa depan
Selalu menjunjung etika,Hindari ujaran kebencian, perundungan (bullying) serta konten yang berbau SARA, Batasi waktu penggunaan agar tidak memicu kecemasan atau gangguan kesehatan mental tutup Aipda Korwaka yang akrab disapa Bung Uchi.
#Cerdas Bermedsos
#Positif Berinformasi










